masih dalam suasana pandemi, aku yang sakau gunung ngga bisa lagi menahan kerinduan akan pemandangan hijau dan view yang fantastic dari puncak gunung
nekad, aku akhirnya bikin trip sendiri untuk mendaki Gunung cantik yang sangat aku impikan sejak lama. Gunung Merbabu
ya, keinginanku untuk menikmati keindahan gunung ini sempat tertunda beberapa tahun karena berbagai kesibukan
akhirnya di malam tahun baru 2022, aku berhasil mewujudkan mimpi menghabiskan new year's eve di Gunung Merbabu
= = = = =
awalnya aku benar-benar ingin sendiri saja mendaki Gunung ini. tapi lalu aku ingat bahwa aku sudah mulai jompo 😂
pundak tua ini sudah malas sekali membawa beban carrier yang puluhan kilo itu wkwkwk
akhirnya aku mencari guide yang bisa sekalian membantuku membawa sebagian beban carrierku. kekuatan pertemanan mempertemukan aku dengan Away namanya, orang asli Sunda yang logatnya sudah Jawa Tengah sekali 😄
dari diskusi aku dengan Away, kami deal tanggal 31 pagi mulai nanjak
dan selama menunggu tanggal 31 tiba, aku ngobrol dengan seorang teman dari Team Pendaki yang saat itu sedang sakit, aku bilang dia bahwa malam tahun baru aku akan mendaki Merbabu, tanpa ingat bahwa ia sedang sakit, temanku langsung minta join, minta dibelikan tiket, mau ikut aku ke Merbabu 😄
singkat cerita, tanggal 30 malam, jadilah kami bertiga, aku, Away dan Arif teman 1 team Pendakian ku menginap di Base Camp di daerah Wekas, jalur yang dipilih Away untuk menikmati Merbabu
awalnya kami mau lewat jalur Swanting, tapi dengan berbagai pertimbangan, Away menyarankan lewat jalur Wekas saja. aku manut saja, ga masalah lewat jalur mana, yang penting aku bisa menikmati keindahan Gunung Merbabu
view dari Base Camp di Wekas. terlihat berdiri dengan gagah, Gunung Telomoyo, Gunung Ungaran, Gunung Andong, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing dan Gunung Prau
Video ini aku ambil dari Base Camp di pagi hari tanggal 31 Desember 2021 sebelum kami memulai pendakian
Dari informasi yang aku dapat dari Away, kami akan mendirikan tenda di Pos 3 dan bermalam disana
dibutuhkan +/- 3 jam untuk sampai ke Pos 3 dan dibutuhkan +/- 3 jam juga untuk tiba di Puncak Merbabu dari Camping Ground di Pos 3
Tepat jam 9 pagi, pendakian kami mulai, dengan perhitungan siang hari kami bisa mendirikan tenda dan menghabiskan waktu menikmati kecantikan view Gunung Merbabu di Pos 3
Dari Base Camp kami memutuskan naik ojek ke Pos 1, lalu melanjutkan dengan tracking ke Pos 3
+/- 4 jam tracking (lebih 1 jam gaess 😁), tibalah kami di Pos 3
dan benar saja, view di Camping Ground ini sangat.. sangat.. sangatlah indah 😍
hari itu, ada lumayan banyak pendaki, tapi ngga padat seperti kalau mendaki Gunung Gede di weekend
malam itu kami habiskan dengan bercengkrama, ngobrol dengan beberapa pendaki dari team yang lainnya
ketemu dengan team pendaki yang lucu dari Brebes, ketemu masternya pendaki Merbabu yang pernah nge-camp 1 minggu di Merbabu, ketemu pendaki cilik juga yang baru berusia 7th dan masih banyak yang lainnya
rencana awal, kami mau menikmati kembang api dari pemukiman sekitar yang akan terlihat jelas dari Gunung Merbabu, tetapi apa daya, rasa lelah membuat kami terbangun sudah melewati tengah malam sehingga kami kelewatan moment kembang apinya #pendakipelormodeon 😂
paginya, kami bangun jam 5. Away menyiapkan semua keperluan konsumsi kami selama perjalanan summit
dan tepat jam 6 pagi, kami memulai pendakian ke puncak
selama perjalanan, kami mengcapture beberapa moment
butuh +/- 4 jam lagi bagi kami untuk mencapai puncak Merbabu
dan karena perjalanan dari Jakarta, aku dan arif terlanjur memilih bus dan kami sudah membeli tiket busnya, agar kami tidak ketinggalan Bus, Away memutuskan kami hanya akan mendatangi 2 puncak saja, yaitu Triangulasi dan Kenteng Songo
di 2 puncak tersebut pun kami tidak bisa berlama-lama
mungkin sekitar +/- 15 menit di masing-masing puncak, lalu kami turun
walau hanya 2 puncak yang kami datangi, namun rasanya puas sekali
Gunung Merbabu sangat memanjakan kami dengan kecantikannya
seharusnya saat itu adalah musim penghujan, tetapi Merbabu memberikan kami cuaca cerah sehingga kecantikannya terlihat jelas 😍
hujan menyapa saat kami dalam perjalanan turun dari Camping Ground di Pos3 ke Base Camp
agak susah jalannya karena jalur wekas itu jalur air, jadi licin
sampai di Base Camp sudah hampir maghrib, tiket bus tidak membiarkan kami beristirahat gaess 😃
jadi tiba di base camp, mandi kami langsung melanjutkan perjalanan ke Terminal Tingkir untuk kemudian kembali ke Jakarta
Terima Kasih MERBABU, Kecantikanmu akan selalu melekat dihati dan pikiranku 💓