ini Gunung pertama untuk my 1st born, Daff
kami mendaki Gunung ini di tanggal 30 January 2016
saat mendaki gunung ini, Daff masih kelas 3 SMP
Daff excited sekali untuk Gunung pertamanya
dan sebagai orang tua, aku menempatkan diri sebagai 'penjaga' Daff, walaupun sebenarnya semua teman-teman di teamku, tanpa perlu diminta pasti akan menjaga Daff untukku
ada pengalaman unik yang aku alami di gunung ini
dari semua gunung yang pernah aku daki, hanya di gunung ini aku selalu temukan tulisan peringatan untuk menjaga ucapan dan tingkah laku selama berada disitu, tulisan itu ada di setiap shelter tempat aku berhenti untuk beristirahat
pendakian kali ini, agak sedikit tegang, aku menjadi waspada karena aneh, sepanjang perjalanan, suara hewan tonggeret yang memekakkan telinga tidak pernah berhenti
suasana terasa lebih mencekam setiap hewan ini mulai bersuara
kami nge-camp agak sedikit dibawah camping ground, karena saat itu Gunung Ciremai ramai dengan Pendaki
malamnya ditenda, aku tidak bisa tidur
6th sense ku terlalu sensitif dan agak menggangguku di gunung ini 😄
aku tidak tidur malam itu
tepat jam 3, teman2 bangun untuk summit
setelah beberapa jam berjalan di dalam gelap dan kabut, akhirnya kami tiba di puncak Gunung Ciremai
puas bermain dengan suhu 8 derajat dipuncak Gunung Ciremai, akhirnya kami turun
dan saat sudah mendekati pintu keluar gunung, lagi-lagi tonggeret mengeluarkan suara yang memekakkan telinga yang membuat aku dan team terdiam
sempat kami dihalangi oleh kabut hitam (kabut putih yang sangat tebal)
saat itu didepan kami terlihat ada 2 jalan. kabut hitam menghalangi 1 jalan, dan 1 jalan lainnya terlihat bagus
saat itu didepan kami terlihat ada 2 jalan. kabut hitam menghalangi 1 jalan, dan 1 jalan lainnya terlihat bagus
namun entah kenapa kami ragu untuk melewati jalan yang terlihat bagus tersebut. saya sempat bertanya ke salah satu teman yang sudah berkali-kali mendaki Gunung Ciremai, "harus pilih jalan yang mana ?"
lalu dia menjawab dengan tenang "yang itu" dia menunjuk jalan yang tertutup kabut hitam
dan Alhamdulillah, pilihannya tepat
5 menit sebelum adzan magrib, kami sudah keluar dari area hutan gunung ciremai
kami sempat menunggu beberapa teman yang 'nyasar' dan 'menemukan kendala untuk keluar dari area Hutan Gunung Ciremai' hingga malam hari untuk bersama pulang ke Jakarta
No comments:
Post a Comment